kuterka gerimis mulai gugur
kaukah yang melintas
di antara korek api
dan ujung rokokku
sambil melepaskan isyarat
yang sudah sejak lama
kulupakan kuncinya
seperti darah yang meleleh
dari ujung-ujung jarum jam dinding
yang berhimpit ke atas
seperti badai rintik-rintik
yang di luar itu ..
gerimis
aku rindu padanya ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar